Sebenarnya ada banyak makanan
diet sehat yang dapat Anda konsumsi. Namun, beberapa makanan diet sehat di
bawah ini mungkin bisa jadi referensi Anda.
1. Oatmeal
Oatmeal adalah salah satu makanan
diet sehat yang paling sering dikonsumsi. Bahkan oatmeal bisa dibilang sebagai
makanan diet sehat yang wajib ada setiap hari dalam menu Anda.
Hal ini karena oatmeal termasuk
makanan yang mengandung serat tinggi dan nilai indeks glikemik yang
rendah. Kandungan protein, magnesium, fosfor, dan
vitamin B1 dalam oatmeal juga berfungsi untuk menghasilkan energi sehingga membuat
Anda tetap bersemangat untuk menjalani aktivitas.
Selain membantu menurunkan berat
badan, oatmeal juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol serta gula darah agar
tetap normal. Itu sebabnya, untuk menu sarapan program diet Anda, oatmeal bisa
jadi pilihan yang tepat.
2. Apel
Apel merupakan salah satu buah
yang paling banyak disukai orang ketika sedang diet. Buah berwarna merah
atau hijau ini memang memiliki kandungan zat gizi yang baik dan mampu membantu
usaha Anda dalam menurunkan timbangan berat badan.
Satu buah apel (kira-kira 100
gram) diketahui mengandung 95 kalori, yang sebagian besarnya berasal
dari kandungan karbohidrat di dalamnya. Meski tinggi kalori, apel merupakan
buah yang bebas lemak, natrium, dan kolesterol. Buah ini juga kaya air
karena 86 persen kandungan apel adalah air.
Sementara serat yang terkandung
di dalamnya adalah serat larut air yang ampuh membuat Anda tahan lapar lebih
lama. Ini artinya, Anda bisa jadikan apel sebagai selingan untuk makanan
diet sehat di sela-sela waktu makan, supaya mencegah Anda mengonsumsi makanan
dalam jumlah yang berlebihan. Apel juga punya tingkat indeks glikemik yang
rendah sehingga aman bagi Anda yang memiliki diabetes, namun ingin
mengendalikan berat badan.
3. Putih telur
Biasanya putih telur dikonsumsi
oleh para binaragawan sebagai menu diet sehat. Tidak seperti kuning telur,
putih telur tinggi protein namun rendah lemak, sehingga sehingga cocok
dijadikan sebagai makanan untuk diet Anda.
U. S. Department of
Agriculture Nutrient Data Laboratory, mengatakan dalam SF Gate bahwa
putih telur ayam mengandung protein sedikit lebih banyak daripada kuning
telur. Satu porsi putih telur besar mengandung 3,6 gram protein, sementara
kuning telur mengandung 2,7 gram. Meski perbedaan kandungan protein
antara kuning dan putih telur tak
begitu seberapa, yang membedakan keduanya adalah kualitasnya.
Protein yang ditemukan dalam
putih telur adalah protein kompleks yang berkualitas yang tinggi. Protein
kompleks sendiri mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan
tubuh. Ditambah lagi, makanan diet sehat ini tidak punya nilai indeks glikemik,
karena tak memiliki kandungan karbohidrat, sehingga penderita diabetes bisa
dengan aman mengonsumsi putih telur.
Namun ingat! Anda harus
mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan sesuai kebutuhan ya. Jangan lupa,
variasikan putih telur dengan menu diet sehat lainnya agar asupan nutrisi Anda
tetap terpenuhi.
4. Brokoli
Brokoli bisa Anda andalkan
sebagai salah satu makanan diet sehat. Hal ini karena brokoli rendah kalori
namun kaya akan vitamin, serat, serta mineral. Bayangkan, satu gelas yang penuh
dengan potongan brokoli hanya mengandung 30 kalori saja. Sementara untuk
kandungan serat, brokoli memiliki serat sebanyak 5 gram yang dapat membantu
Anda kenyang seharian.
Tidak hanya itu, pada orang
dengan diabetes, sayur jenis ini mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.
5. Ikan
Selain berbagai jenis makanan
yang sudah disebutkan di atas, Anda juga dapat mengonsumsi ikan sebagai makanan
diet sehat. Kandungan lemak baik dalam ikan dapat membantu Anda menurutkan
berat badan, loh. Tidak seperti daging, ikan punya jenis lemak
omega-3 yang baik untuk kesehatan otak. Biasanya, lemak ini ada
di dalam ikan perairan laut dalam seperti, salmon, tuna, san makarel.
Selain itu, sebuah penelitian
yang dilakukan di Swedia mengungkapkan bahwa orang yang menu makan malamnya
adalah ikan, cenderung memiliki asupan 11% lebih rendah ketimbang orang yang
makan daging.
Mengonsumsi asupan yang cukup dan
tak berlebihan juga adalah cara bagi diabetesi untuk mengelola penyakitnya.
Agar manfaat ikan ini lebih optimal, sebaiknya hindari mengonsumsi ikan dengan
cara digoreng. Alih-alih ingin menurunkan berat badan, proses memasak tersebut
justru akan menyumbang lebih banyak lemak di tubuh Anda.
7. Camilan rendah kalori
Tak perlu meninggalkan kebiasaan
untuk ngemil. Selama menjalani diet, Anda sebenarnya tak dilarang kok untuk
makan camilan. Saat ini telah banyak camilan sehat dijual di pasaran sebagai
makanan diet sehat.
Akan tetapi, pastikan jika
camilan yang Anda konsumsi memang rendah kalori dan tak mengandung gula tinggi,
ya. Oleh sebab itu, selalu periksa label nilai gizi yang tertera dalam kemasan
makanan sebelum Anda membeli camilan sehat. Perhatikan dengan cermat kandungan
gula, lemak, serta kalori di dalam camilan tersebut.
Komentar
Posting Komentar